paling populer

posting populer

Posted by : Unknown Sabtu, 20 April 2013



 
London – PIP: Setelah melakukan studi, tiga lembaga hukum Eropa menyerukan agar pengungsi Palestina yang berasal dari Suriah diberikan perlindungan keamanan, hukum dan bantuan logistik. Sebab, nyawa mereka terancam di dalam pengungsian di wilayah Suriah dan di wilayah perbatasan antara Libanon dan Jordania.
Studi menegaskan, sebanyak 600 ribu pengungsi Palestina dari Suriah sejak meletusnya krisis 15 Maret 2011 kondisinya sangat mengenaskan dan tidak bisa memenuhi kebutuhan mereka setelah kamp mereka mengalami target militer. Mereka lari dari suriah ke wilayah Jordania, Libanon, Turki, Mesir dan Libia.
Sementara yang bertahan di kamp pengungsi di dalam Suriah tidak terpenuhi keamanan mereka, kecuali mereka yang dideportasi atau dilarang kembali ke Jordania dan Libanon karena dianggap melanggara hukum.
Studi ini dikeluarkan oleh tiga lembaga berbasis Eropa; Pemantau HAM Euro Meditrania di Jenewa, Kelompok Kerja untuk Palestina Suriah di London, dan Pusat Hak Kembali Palestina juga di London.
Hasil studi yang dituangkan dalam 30 halaman itu menyatakan, kondisi kemanusiaan pengungsi Palestina itu sangat sulit. Sebab kedua pihak di Suriah; pasukan rezim dan oposisi sama-sama tarik ulur dan memperebutkan wilayah kamp pengungsi itu. Sementara lembaga bantuan pengungsi Palestina dari PBB UNRWA tidak menjalankan tugasnya memberikan bantuan sebagaimana mestinya, terutama tempat tinggal.
Di sisi lain, pemerintah Jordania melanggar prinsip internasional dengan tidak memperkenankan warga pengungsi Palestina kembali ke wilayah Jordania dan Libanon juga mempersulit perundingan solusi bagi pengungsi itu.
Sejak Maret 2011 hingga Februari 2013, sekitar 20 ribu pengungsi Palestina dari Suriah kini hidup sengsara di Libanon. Sebagian mereka menjadikan fasilitas umum sebagai tempat tinggal atau dibantu pemilik properti di sana.
Sebagian mereka lari ke kamp Libanon yang sama sekali tidak layak menampung mereka.
Sementara di Jordania, dalam pernyataan resmi berkali-kali dari pemerintah tidak memperkenankan pengungsi Palestina dari Suriah untuk melintasi perbatasan mereka, kecuali hanya 2600 pengungsi saja dengan kondisi mereka seperti ditahan dalam kondisi tidak manusiawi.
Di dalam wilayah Suriah, sebanyak 995 sudah jatuh menjadi korban serangan militer dan terjadi blokade militer terhadap mereka selama dua bulan terakhir.
Kebutuhan pokok mereka tidak terpenuhi. Akibatnya, tingkat kemiskinan mereka meningkat menjadi 70%.
Ketiga lembaga ini menegaskan meminta kepada lembaga yang terkait untuk melakukan perlindungan dan bantuan kepada mereka untuk meringankan penderitaan pengunsi Palestina dari Suriah atau yang masih bertahan di sana

Leave a Reply

Bangun Opini untuk kemerdekaan Palestine

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 SSP (free palestine) - fajarullah - Powered by Blogger - Designed by Djogan -