- Home >
- Indonesia-Palestina >
- Indonesia Sebagai Ketua ASEAN Serius Perjuangkan Palestina Menjadi Anggota PBB
Posted by : Unknown
Minggu, 23 Oktober 2011
Depok, SSP SEBI - Akhir bulan ini, Perserikatan Bangsa Bangsa akan mengadakan Sidang Umum Tahunan 2011. Banyak hal yang akan dibicarakan para delegasi dari pelbagai penjuru dunia. Satu hal yang bakal memancing perhatian ekstra dari peserta adalah keputusan Sidang Umum untuk menerima atau menolak pengajuan Palestina sebagai anggota baru PBB.
Resistensi ke arah masuknya Palestina sudah mulai terlihat, terutama dari beberapa negara yang tergolong zionis, yang dipimpin Israel. Langkah Palestina terhitung krusial, karena jika bisa masuk resmi sebagai anggota PBB, meski bukan Dewan Keamanan PBBn, posisi Palestina akan semakin kuat di mata dunia.
Indonesia, sebagai Ketua Masyarakat ASEAN melakukan keputusan tegas untuk mendukung Palestina masuk ke PBB sebagai anggota, tidak lagi hanya peninjau. "ASEAN mendukung penuh langkah Palestina. Mereka memiliki asa kuat untuk menjadi bagian dari dunia, dan bergaul dengan seisi bumi. Tak ada alasan untuk mengganjal itu, kecuali kalau PBB tak berkeinginan positif," tutur Makarim Wibisono, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, usai acara Palestinian State and The UN, di Jakarta, Rabu (14/9/2011).
Pendapatnya didukung Ibrahim Yusuf. Ketua Umum Indonesian Council on World Affairs. "Semua syarat sudah ada. Seharusnya tak ada kendala, karena itulah kami menekan PBB untuk tidak memberi hadangan lagi kepada Palestina untuk merasakan komunikasi dengan dunia luar secara bebas dan terjamin," tukasnya.
Selain dua tokoh di atas, komentar dukungan juga datang dari Mahfudz Siddiq, Ketua Komisi I DPR RI, Al Muzzammil Yusuf, Koordinator Kaukus Parlemen Indonesia untuk Palestina di DPR RI, Sabam Sirait dan Dalindra Aman, mantan Duta Besar Indonesia untuk Libanon dan Kenya.
Selain kawasan ASEAN, dukungan untuk Palestina juga berasal 124 dari 193 anggota PBB. Di area Amerika Selatan, sokongan penuh datang dari Argentina, Bolivia, Brasil, Cili, Ekuador, Guyana, Paraguay, Peru, Uruguay dan Venezuela.
Puncaknya adalah dukungan Sekjen PBB, Ban Ki-moon, yang menyebut dirinya secara pribadi sangat menginginkan Palestina hadir di PBB.
Dari kalangan anggota tetap PBB, ada Cina yang sudah menginginkan Palestina masuk sebagai anggota PBB. Juru Bicara Menteri Luar Negeri Cina, Jaing Yu menegaskan, Beijing akan mendukung kemerdekaan Palestina dan langkah mereka untuk menjadi anggota PBB.
