Posted by : Unknown
Jumat, 04 November 2011
Depok, SSP SEBI - Pemimpin tertinggi Arab Saudi, Raja Abdullah telah menginstruksikan kepada para pejabatnya supaya 477 warga Palestina yang baru saja dibebaskan dari penjara-penjara Israel untuk bisa menunaikan ibadah haji dari biaya pribadi Raja Abdullah, lapor Saudi Press Agency pada hari Rabu (2/11).
Raja Abdullah sebelumnya telah mengumumkan rencananya untuk menjadi tuan rumah untuk 2.000 jamaah haji Palestina untuk tahun ini.
"Ini adalah tahun ketiga berturut-turut ia mendonorkan bagi Palestina, dalam membantu keluarga Palestina miskin dan membutuhkan untuk melakukan haji," kata Menteri Wakaf dan Urusan Agama Palestina, Mahmoud Habash. Raja Abdullah juga akan membayarkan haji untuk 1.400 Muslim dari seluruh dunia tahun ini. Mereka termasuk para peziarah dari Indonesia, India, Bangladesh, Pakistan, Turki, Thailand, Filipina, Kamboja, Kazakhstan, Sri Lanka, Tajikistan, Nepal, Afganistan, Vietnam, Malaysia,Rusia, Hong Kong, Mongolia, Singapura dan Myanmar.
| Raja Abdullah bin Abdul Aziz al-Saud |
Raja juga mengundang untuk melakukan haji kepada keluarga Farman Ali Khan, seorang Pakistan ahli seni bela diri yang mati tenggelam saat menyelamatkan warga Saudi selama banjir di Jeddah November 2009, kata seorang pejabat senior.
"Raja Abdullah telah menginstruksikan untuk menjadi tuan rumah keluarga martir Farman Ali Khan untuk melakukan haji sebagai tamu Raja Abdullah," kata Abdullah Al-Mudlaj, direktur eksekutif Program untuk Tamu Raja Abdullah.
"Kami telah menyelesaikan semua persiapan untuk menerima para tamu kerajaan untuk melakukan haji. Kami telah mengatur kunjungan mereka ke Masjid Nabi, Kompleks Percetakan Alquran milik Raja Fahd dan Pabrik pembuat kain penutup Ka'bah," kata Al-Mudlaj. (Sabili/dw)