Posted by : Unknown
Minggu, 27 November 2011
Diseliringi rintikan hujan sore hari (24/11/2011), semua pengurus SSP mengadakan syuro Syar’i 4 dikelas Al Ghazali 1. Suasana sekitar STEI SEBI yang begitu sepi dan tenang, menenangkan pikiran dalam syuro kali ini. Beberapa pengurus yang sudah datang awal, menunggu kehadiran teman-teman lainnya bersama dinginnya cuaca. Tepat pukul 16.45, rapat SSP yang ngaret 45 menit itupun, dimulai. Pembukaan syuro dibuka langsung oleh akhina Marwan selaku ketua Syar’i. Selanjutnya, diselingi lantunan tilawatil Qur’an oleh akhina Shofi.
Syuro kali ini bisa dibilang, menjadi tolak ukur dari 3 syuro yang telah diadakan. Pada pembahasan pertama, dikemukakan kondisi proposal Syar’i 4 yang telah dibuat. Terdapat banyak prestasi dan masalah yang diutarakan terkait pembahasan proposal Syar’i. Pembahasan selanjutnya, yang berupa rangkaian acara Syar’i 4, memview lebih dalam kendala acara dari awal hingga akhir. Setelah dimengerti akar masalahnya, seluruh peserta syuro memberikan aneka pemecahan masalah tersebut. Terlihatnya antusias peserta syuro, membuat suasana seketika itu, hidup bagaikan luahan warna pelangi.
| Marwan, Ketua Acara Syar'i 4 SSP |
Menapaki pembahasan kinerja masing-masing divisi, seluruh kordinator divisi menyampaikan kinerja dan problem divisinya. Pada pembahasan ini, banyak masukan dan saran yang di lontarkan peserta syuro. Syahdunya rintikan hujan, serasa membantu menenangkan suasana yang begitu bergejolak. Ketua Syar’i 4, Marwan, turut memberikan penengahan masalah terkait gejolak tersebut. Beliau juga memberikan banyak motivasi terkait acara Syar’i 4 kepada semua panitia Syahru Intifadhah 4.
| Apriyadi, Ketua SSP STEI SEBI |
Di akhir sesi syuro, ketua SSP, apriyadi, memberikan untaian motivasi penyemangat kepada semua pengurus SSP. Begitu hikmatnya motivasi yang disampaikan, menjadi penyegar suasana syuro kali itu. Dalam memaknai manfaat syuro syar’i 4, penutup acara dilakukan dengan doa oleh Gustani selaku Wakil Ketua. Selepas syuro syar’i 4, seluruh pesertapun perlahan meninggalkan tempat satu persatu. (sspsebi/dw)
