paling populer

posting populer

postingan baru

Tampilkan postingan dengan label Bola dan Palestina. Tampilkan semua postingan





Depok, SSP SEBI - Christiano Ronaldo, bintang asal Portugal yang saat ini bermain untuk Real Madrid, memberikan sepatu emasnya kepada lembaga amal klubnya dalam rangka membantu anak-anak Palestina.

Qodsna, dikutip IRIB (21/11/2011) kemarin mengabarkan, lembaga amal Real Madrid melelang sepatu emas milik Ronaldo itu hingga 1,4 juta euro. Uang hasil lelang itu akan digunakan untuk membangun sekolah-sekolah bagi anak-anak di Jalur Gaza.

Ronaldo yang pernah menjadi pemain terbaik dunia pada 2008 itu, sebelumnya ketika masih bermain untuk Manchester United, Inggris, dalam sebuah acara mengenakan kafiyeh Palestina dan ia mendapat kecaman hebat dari lobi-lobi Zionis.

Akan tetapi media massa Inggris menyebut aksi Ronaldo itu menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya terhadap krisis Palestina dan warga Jalur Gaza. 

Lahir di Funchal, Madeira, Portugal, 5 Februari 1985, Christiano merupakan seorang pemain sepak bola Portugal. Ia dapat berposisi sebagai bermain sebagai sayap kiri atau kanan serta penyerang tengah. Saat ini ia bermain untuk tim Spanyol, Real Madrid dan untuk tim nasional Portugal. Sebelum bermain untuk Real Madrid, ia pernah bermain di Sporting Lisboa dan Manchester United.

Pernah bermain untuk Sporting Lisboa pada 2001—2003, ia bermain 25 kali dan mencetak 3 gol. Saat diManchester United ia bermain 196 kali dan mencetak 84 gol.

Pada 1 Juli 2009, ia pindah ke Real Madrid, klubnya saat ini, dengan memecahkan rekor transfer sebesar 80 juta poundsterling, yang menjadikannya sebagai pemain termahal dalam sejarah sepak bola. (hidayatullah/dw)



Depok, SSP SEBI - Dukungan terhadap Palestina kembali datang dari Turki. Kali ini dari seorang pemain sepakbola Turki, Ibrahim Dagasan, pemain tengah klub sepakbola Sivasspor.
Dagasan menancapkan bendera Palestina di tengah lapangan sepakbola di stadion olahraga Kota Sivas, Turki Tengah, setelah timnya berhasil mengalahkan tim Galatasaray dalam babak perempat final kejuaraan Turkey Cup.
Setelah Dagasan menancapkan bendera Palestina di tengah lapangan, para penonton langsung berteriak "Damn Israel!". Mendengar teriakan itu, Dagasan meletakkan jarinya ke mulut, memberi tanda agar penonton diam.Di tim Dagasan sendiri, ada seorang pemain asal Israel bernama Pini Balili.
Sebelumnya, Turki menjadi perhatian dunia setelah perdana menterinya Recep Tayyeb Erdogan melakukan aksi walk-out dalam forum Davos, saat berdebat sengit dengan Presiden Israel Shimon Peres terkait agresi Israel ke Jalur Gaza. Dalam insiden itu, Erdogan menyebut Peres sebagai "pembunuh".
Insiden itu membuat Menlu Israel Tzipi Livni bereaksi dan menyerukan agar Ankara (ibukota Turki) menghormati Israel. "Kami menjalin hubungan strategis yang penting dengan Turki. Itulah sebabnya saya berharap Turki menunjukkan sikap saling menghormati pada Israel, meski banyak aksi-aksi unjuk rasa di jalan dan pencitraan Israel yang buruk soal Gaza," ujar Livni pada radio Israel.  (eramuslim/dw)


Depok, SSP SEBI - Sepak bola Spanyol membuat cerita. Dalam pertandingan pekan lalu, antara klub Sevilla kontra Deportivo La Coruna, Fredrick Kanoute, striker Sevilla yang beragama Islam dan berasal dari Mali, usai menjaringkan bola ke gawang lawan, membuka bajunya untuk memperlihatkan kaos dalamnya yang bertuliskan "Palestine". Kata Palestina itu ditulis juga dalam beberapa bahasa yang lain. Ini tentu saja dimaksudkan sebagai dukungan Kanoute pada Palestina yang tengah digempur oleh pasukan Israel di Gaza.
Aksi Kanoute tersebut tetap membuahkan hukuman kartu kuning dari wasit yang memimpin pertandingan. Esoknya, Federasi Sepak Bola Spanyol (REF) memberlakukan denda kepada Kanoute sebanyak 3000 euro atau sekitar Rp. 45 juta. Keputusan Federasi Sepak Bola Spanyol ini menuai aksi protes dari segala penjuru. Peraturan federasi Spanyol melarang para pemain menunjukkan berbagai publisitas atau slogan-slogan sepanjang pertandingan berlangsung. Menurut federasi itu, hukuman tersebut tidak mempermasalahkan sifat dasar politik dari pesan itu. Tetapi mereka menyoroti fakta bahwa sang pemain telah menunjukkan suatu pesan yang dinilai melanggar peraturan.
Tanggapan Kaonute? ”Itu merupakan sesuatu yang saya rasa harus saya lakukan. Setiap orang seharusnya merasa bertanggung jawab saat menyaksikan ada suatu situasi yang sangat tidak adil itu. Saya merasa 100 persen bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan dan saya tidak takut atas sanksi itu,” ujarnya kepada televisi swastaTelecinco.
Sebenarnya, Kanoute sudah akan melakukan aksi itu, sepekan setelah Israel menggempur Gaza. 4 Januari lalu, ia terlihat memakai baju dalam yang sama, yang tembus darijersey-nya di tengah guyuran hujan. Sayangnya ia tidak berhasil mencetak gol.
Aksi Kanoute itu banyak mendapat dukungan, salah satunya dari Josep Guadiola, pelatih Barcelona. Sanksi yang dirasa Guardiola sebagai bentuk ketidakadilan untuk striker asal Mali tersebut. Menurutnya, seharusnya REF mempelajari lebih dulu apakah pemain itu pantas diberikan denda atas tindakan dari pemain yang bersangkutan.
"Denda itu terlalu banyak. Bila mereka selalu mendenda perbuatan seperti ini, para jurnalis tidak akan bisa lagi membuat sebuah artikel," tandas Pep, sapaan akrab Guardiola, kepada Sport yang dilansir Goal. Ditambahkan Guardiola, mengatakan bahwa peperangan adalah sseauatu hal yang semestinya dilarang karena membahayakan banyak orang. "Semua perang adalah sesuatu yang tidak masuk di akal, dan terlalu banyak orang tidak bersalah harus terbunuh untuk hal seperti ini."
Kanoute memang dikenal sebagai muslim yang taat dan kerap bangga menunjukkan identitas keyakinannya itu. Pada tahun 2007 misalnya, pemain terbaik Afrika 2007 ini pernah memberikan gajinya selama setahun, sebesar 700.000 dolar AS atau sekitar Rp 7 miliar untuk menyelamatkan masjid terakhir yang ada di Sevilla. Masjid tersebut sedianya akan dijual karena populasi Muslim di kota tersebut mulai punah. Pemerintah setempat pun akhirnya memberi nama tempat ibadah tersebut sesuai dengan sang pembeli.
"Jika tidak ada Kanoute, kami tidak akan beribadah pada hari Jumat lagi, di mana itu adalah hari yang suci bagi umat muslim," tukas wakil dari komunitas Islam Spanyol, sesaat setelah Kanoute membeli Masjid tersebut, seperti dilansir AFP.
Ketaatan Kanoute dalam mengamalkan ajaran Islam juga mendapat dukungan penuh dari Sevilla. Ia diberi jersey khusus tanpa sponsor. Hal itu karena sponsor utama Los Palanganas, 888.com, adalah situs judi yang bertentangan dengan ajaran Islam. Ia juga menyumbangkan seluruh hasil penjualan kaosnya untuk beramal. (eramuslim/dw)

- Copyright © 2013 SSP (free palestine) - fajarullah - Powered by Blogger - Designed by Djogan -